Kamis, 27 Agustus 2009

MENCERMATI HARGA EMAS

Cermati Ekonomi Dunia Sebelum Membeli Emas

JAKARTA. Tatkala kondisi ekonomi tak menentu, emas akan menjadi incaran para investor. Mereka segera membuang instrumen investasi lain seperti saham dan buru-buru mendekap emas apabila krisis ekonomi melanda.

Tak pelak, harga emas semakin kinclong semasa krisis. Ambil contoh, Februari 2009, harga emas menjadi US$ 1.000 per troy ounce ( setara 31,1 gram), melonjak dari rata-rata US$ 750 per troy ounce selama tahun 2008.



Cermati Ekonomi Dunia Sebelum Membeli Emas

JAKARTA. Tatkala kondisi ekonomi tak menentu, emas akan menjadi incaran para investor. Mereka segera membuang instrumen investasi lain seperti saham dan buru-buru mendekap emas apabila krisis ekonomi melanda.

Tak pelak, harga emas semakin kinclong semasa krisis. Ambil contoh, Februari 2009, harga emas menjadi US$ 1.000 per troy ounce ( setara 31,1 gram), melonjak dari rata-rata US$ 750 per troy ounce selama tahun 2008.

Ketika ekonomi stabil dan pasar saham bergairah, harga emas pun turun. Kemarin (22/7) sekitar pukul 15.00 WIB, harga kontrak emas US$ 946,10 per troy ounce.

Pun demikian harga emas batangan. Sejak akhir 2008 hingga Februari 2009, harga emas batangan buatan PT Logam Mulia terus melambung.

Posisi tertinggi harga emas buatan unit usaha PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) itu tercapai 23 Februari 2009 lalu. Waktu itu, harga satu gram emas mencapai Rp 384.000. Di hari yang sama, harga emas di pasar dunia menembus angka US$ 1.000 per troy ounce.

Harga emas batangan berangsur-angsur turun seiring kegairahan pasar saham. Kemarin, harga emas batangan Logam Mulia seberat 1 kilogram dihargai Rp 316 juta atau Rp 316.000 per gram. Posisi itu naik sedikit dari Rp 315.000 per gram pada 16 Juni 2009.

Analis Asia Kapitalindo Berjangka Ibrahim menyarankan, untuk jangka pendek, sebaiknya investor menahan diri membeli emas batangan. "Harga emas saat ini sudah cukup tinggi dan berisiko tinggi," kata Ibrahim.

Adapun Direktur Asia Kapitalindo Berjangka Lie Ricky Ferlianto menilai, emas hanya cocok menjadi media investasi jangka panjang. "Horizonnya lima sampai 10 tahun, ini lebih bagus ketimbang di saham," katanya.

Country Representative World Gold Council (WGC) di Indonesia, Leo Hadi Loe memperkirakan, harga emas masih bisa naik sampai akhir tahun ini. "Semua tergantung pemulihan ekonomi dunia," kata Leo. Leo Hadi memang menyarankan investor selalu melihat faktor ekonomi dunia sebelum berinvestasi di emas. Sebab, apabila ekonomi membaik, harga emas cenderung melemah. Sebaliknya, jika ekonomi memburuk, harga emas cenderung mengkilap.

Sandy Baskoro, Herlina KD

sumber : http://www.kontan.co.id/index.php/investasi/news/18217/Cermati_Ekonomi_Dunia_Sebelum_Membeli_Emas


Selasa, 25 Agustus 2009

MENCERMATI HARGA EMAS

Cermati Ekonomi Dunia Sebelum Membeli Emas

JAKARTA. Tatkala kondisi ekonomi tak menentu, emas akan menjadi incaran para investor. Mereka segera membuang instrumen investasi lain seperti saham dan buru-buru mendekap emas apabila krisis ekonomi melanda.

Tak pelak, harga emas semakin kinclong semasa krisis. Ambil contoh, Februari 2009, harga emas menjadi US$ 1.000 per troy ounce ( setara 31,1 gram), melonjak dari rata-rata US$ 750 per troy ounce selama tahun 2008.

Ketika ekonomi stabil dan pasar saham bergairah, harga emas pun turun. Kemarin (22/7) sekitar pukul 15.00 WIB, harga kontrak emas US$ 946,10 per troy ounce.

Pun demikian harga emas batangan. Sejak akhir 2008 hingga Februari 2009, harga emas batangan buatan PT Logam Mulia terus melambung.

Posisi tertinggi harga emas buatan unit usaha PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) itu tercapai 23 Februari 2009 lalu. Waktu itu, harga satu gram emas mencapai Rp 384.000. Di hari yang sama, harga emas di pasar dunia menembus angka US$ 1.000 per troy ounce.

Harga emas batangan berangsur-angsur turun seiring kegairahan pasar saham. Kemarin, harga emas batangan Logam Mulia seberat 1 kilogram dihargai Rp 316 juta atau Rp 316.000 per gram. Posisi itu naik sedikit dari Rp 315.000 per gram pada 16 Juni 2009.

Analis Asia Kapitalindo Berjangka Ibrahim menyarankan, untuk jangka pendek, sebaiknya investor menahan diri membeli emas batangan. "Harga emas saat ini sudah cukup tinggi dan berisiko tinggi," kata Ibrahim.

Adapun Direktur Asia Kapitalindo Berjangka Lie Ricky Ferlianto menilai, emas hanya cocok menjadi media investasi jangka panjang. "Horizonnya lima sampai 10 tahun, ini lebih bagus ketimbang di saham," katanya.

Country Representative World Gold Council (WGC) di Indonesia, Leo Hadi Loe memperkirakan, harga emas masih bisa naik sampai akhir tahun ini. "Semua tergantung pemulihan ekonomi dunia," kata Leo. Leo Hadi memang menyarankan investor selalu melihat faktor ekonomi dunia sebelum berinvestasi di emas. Sebab, apabila ekonomi membaik, harga emas cenderung melemah. Sebaliknya, jika ekonomi memburuk, harga emas cenderung mengkilap.

Sandy Baskoro, Herlina KD

sumber : http://www.kontan.co.id/index.php/investasi/news/18217/Cermati_Ekonomi_Dunia_Sebelum_Membeli_Emas

Senin, 24 Agustus 2009

BERHIAS SAMBIL MENABUNG

45769

Berhias Sambil Menabung

Berbagai cara orang untuk menabung, ada yang menaruh uang di bank, ada yang menaruh di bawah bantal, ada juga yang memanfaatkan untuk penampilan sambil menabung yaitu dengan cara membeli emas emas perhiasan selain dipakai untuk penampilan juga untuk menabung, karena memang emas sangat liquid sehingga kapan saja bisa diuangkan.

Berhias sambil menabung adalah sebuah kalimat yang paling sering kita lihat atau baca yang ada pada sebuah nota atau kwitansi apa bila kita membeli sebuah perhiasan Emas di setiap TOKO EMAS. Kalimat ini sangat populer pada tahun 1990-an, setujukah anda dengan kalimat tersebut??? Kalau kita telusuri sebenarnya hal itu banyak benarnya. Terbukti pada tahun itu harga emas cukup murah di banding tahun ini yaitu di tahun 2000-an harga emas yang naik sangat signipikan.

Berhias sambil menabung itu sebenarnya merupakan sebuah INVESTASI berupa emas yang berbentuk perhiasan. hal ini terbukti dengan kita punya perhiasan emas kita bisa menggunakannya sehari-hari maupun saat menghadiri acara-acara tertentu semisal pesta pernikahan ataupun yang lainnya. lalu bagaimana dengan menabung itu? Menabung emas sangat menguntungkan, karena sewaktu-waktu harga emas bisa naik dan sudah jelas anda akan mendapatkan keuntungan dari menabung emas tersebut. Demikian juga apabila kita dalam kondisi kepepet dalam hal keuangan, maka dengat sangat mudah kita akan mendapatkan uang tersebut dengan cara menjual atau menggadaikan emas tersebut apabila kita masih menyukai emas kita tersebut.

sedikit saran apabila anda punya kelebihan uang sebaiknya anda melakukan hal diatas yaitu membeli perhiasan emas. Sebab dengan cara demikian, disamping kita berhias, sebenarnya dengan tidak sadar kita juga sudah menabung dan tanpa di sadari pula kita punya uang yang tersimpan lewat emas tesebut.